Tutorial PHP #2 : Mengenal Type Data PHP

Mengenal type data PHP merupakan lanjutan dari tutorial sebelumnya mengenai mengenal dan memahami PHP.

Di tutorial kali ini kita akan belajar mengenal Type Data yang terdapat dalam PHP. Untuk praktik dalam tutorial ini kalian akan memerlukan web server.

Kalian bisa menginstall web server secara lokal di PC atau bisa juga menggunakan tools di w3school.com.

Jika kalian ingin menggunakan local server, maka aplikasi yang paling gampang penginstalannya menurut penulis adalah Xampp, Wamp, atau UwAmp.

Apa Itu Type Data ?

Type data merupakan klasifikasi dari bentuk data yang memiliki karakteristik tertentu, seperti data bilangan bulat, bilangan desimal, karakter atau true dan false.

Masing – masing bahasa pemrograman biasanya memiliki aturan tersendiri pada type datanya, apakah akan ketat atau longgar.

Ketat misalnya untuk melakukan aritmatika harus mengguakan data integer, selain itu maka hasilnya akan error.

PHP termasuk dalam bahasa pemrograman yang longgar, karena ketika melakukan operasi PHP akan secara otomatis mengubah nilainya sesuai dengan type data yang dibutuhkan.

Jenis Type Data pada PHP

Type data ada bermacam – macam dari yang asli dan type data buatan, sedangkan PHP sendiri setidaknya mendukung 8 type data.

Akan tetapi pada pembahasan kali ini kita akan mengenal 5 Type data terlebih dahulu.

1. Integer

Integer merupakan type data yang berisi bilangan bulat. Untuk penulisan type data integer tidak perlu menambahkan tanda petik baik petik satu ( ‘..’ ) ataupun petik dua ( “…” ).

Contoh :

 <?php
        $a = 0;
        $b = 11.4;
        $a_b = $a + $b;
        echo "a = {$a}<br>";
        echo "b = {$b}<br>";
        echo "a_b = {$a_b}<br>";
        
        var_dump($a);
        
        ?>

Silahkan copy code diatas ke editor kalian, kode diatas akan menghasilkan output seperti berikut :

a = 0
b = 11.4
a_b = 11.4
int 0

2. Float

Float merupakan type data yang berisi bilangan desimal. Untuk penulisan type data float juga tidak perlu menambahkan tanda petik baik petik satu ( ‘..’ ) ataupun petik dua ( “…” ).

Untuk penulisan nya kalian harus menggunakan titik ( . ) , bukan koma ( , ) misal 10 koma 5 kalian harus tulis 10.5

Contoh type data Float :

<?PHP
$a = 10.5;

echo "a = {$a}<br>";
var_dump($a);
?>

Kode diatas akan menghasilkan seperti dibawah :

a = 10.5
float(10.5)

3. Bolean

Tye data bolen memiliki nilai true dan false. Penulisan true dan false tidak menggunakan tanda kutip, tapi langsung ditulis true atau false.

Contoh :

<?php

$a = true;
$b = false;

var_dump($a);
echo "<br>";
var_dump($b);
?>

4. String

Selanjutnya kita akan mengenal type data PHP string. Type data string adalah type data yang digunakan untuk menyimpan karakter atau text.

Dalam penulisannya, karakter atau text harus menggunakan kutip, baik kutip satu ( ‘ ‘ ), ataupun kutip dua ( “….” ).

Contoh :

<?php

$a = "saya suka";
$b = 'apel';

echo "{$a} {$b}";
?>

Kode diatas akan menghasilkan output seperti dibawah :

saya suka apel

5. Type Data Array

Type data array merupakan tipe data yang berisikan kumpulan atau himpunan data.

Untuk menempatkan data – data tersbut kita harus menggunakan tada kurung siku [ ], dan untuk mengakses data dari variabel array, kita bisa menggunakan index.

Contoh :

<?php
$daftar_buah = ["apel","Jeruk","Melon"];

echo $daftar_buah[0];

?>

Kode ini akan menghasilkan nama apel, jika kalian mengganti indexnya menjadi 1, maka hasilnya adalah Jeruk, dan jika mengganti index nya menjadi 2 maka hasilnya adalah Melon.